Tak semua orang, bahkan yang sudah ahli sekali pun, mampu mengawali aktivitas menulis dengan mudah. Suasana hati dan lingkungan sering kali berpengaruh, terutama bagi penulis yang cenderung dikendalikan mood.
Namun, kini paling tidak ada teknologi text editor terutama berbasis open source yang berupaya memahami kebutuhan mood tersebut. Coba tengok aplikasi CreaWriter 1.0.
CreaWriter merupakan suatu aplikasi text editor yang dibuat untuk memberikan kenyamanan dalam kegiatan menulis. Hal ini dihadirkan lewat berbagai fitur, yakni background alam, serta audio yang mendukung. Bahkan, fitur-fitur itu dapat di-setting sesuai kebutuhan pengguna.
Sebagai contoh, anda termasuk pribadi yang gemar dengan pemandangan alam sebagai stimulus mendapat inspirasi, CreaWrite menyediakannya pada fitur configurasi. Pada fitur ini, anda cukup mengklik background lalu folder yang tersedia diisikan file berformat jpg dengan tampilan pemandangan.
Prosesnya mirip seperti anda mengisi gambar background untuk desktop komputer anda. Selain itu, warna latar juga bisa diubah-ubah sesuai kehendak dan prosesnya mirip seperti Word Office.
Bila anda menginginkan stimulus inspirasi berupa lagu, anda kembali ke fitur konfigurasi dan klik bagian sound. Prosesnya mirip seperti background. Sayangnya, khusus fitur ini hanya bisa memuat satu lagu saja.
Ini artinya, sekalipun tulisan anda panjang, creawriter hanya menyediakan satu lagu saja. Bila anda niat, gunakan aplikasi pemotong lagu dan gabung-gabungkan potongan lagu lalu masukan ke dalam CreaWriter.
Kekuarangan lain variasi font (huruf) pada CreaWriter bisa dibilang terbatas. Dengan begitu, bagi penulis yang memiliki font favorit bisa kecewa. Secara keseluruhan, aplikasi ini cukup menarik untuk dicoba. Barang kali benar-benar menghadirkan inspirasi bagi anda yang senang menulis.***
REPUBLIKA, Senin, 22 Maret 2010, 11:52 WIB
Minggu, 21 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


sampai sekarang saya ,masih disambati banyak teman tentang bagaimana sulitnya menulis. bahkan ketika buku saya "SERDADU YANG HANDAL DAN JAGO MENULIS" dijadikan sebagai "buku pegangan" di lingkungan TNI AU, masih banyak teman yang bertanya kepada saya tentang bagaimana menulis yang lancar, mengalir, dan enak dibaca (terutama yang terakhir ini). Padahal saya kira masalahnya hanya karena mereka KURANG BERLATIH saja....
BalasHapusJuragan, menulis memang kecabangan dari pengembangan keahlian berkomunikasi, piawai berdiplomasi dan pandai bernegosiasi..
BalasHapusBarang siapa yang rajin membaca, pasti dia akan piawai menulis, meski rasa malas selalu menggoda..
Ayo terus menulis, ibarat sebuah sumur air, akan semakin jernih airnya bila ia terus ditimba :D, Salam hangat dari afrika barat..
Betul juga mas saya juga mau mulai nulis nih..... terutama yang berkaitan dengan IT. Hidup Patun!!!
BalasHapusterimakasih atas komentar dari Mas Wojo Ireng dan rekan Trisatya...di Amerika dikenal istilah "MENULIS atau MATI", artinya menulis merupakan aktifitas yang sangat penting dan signifikan bagi kehidupan!! apalagi yang sudah menyandang gelar sarjana, sesungguhnya menulis adalah suatu KEWAJIBAN!!! untuk apa ilmu yang mereka peroleh jika tidak di-reporoduksi kembali menjadi ilmu-ilmu baru sehingga makin memperkaya khazanah keilmuan yang ada? ok deh pokoke selamat menulis dan menulis aja...sukses selalu untuk anda semua...
BalasHapus